Deklarasi Bela Negara Bojonegoro

Deklarasi Bela Negara Bojonegoro

Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan

Tim Publikasi Informasi Publik

20 Mei 2016 2 min baca 0 kali
Deklarasi Bela Negara Bojonegoro
Deklarasi Bela Negara Bojonegoro

"Bkd Bojonegoro, karyawan/karyawati Badan Kepegawaian Daerah mengikuti deklarasi Bela Negara di Stadioan Letjen H Soedirman Bojonegoro, Selasa (17/05/2016). Tidak kurang dari 15 ribu Wong Jonegoro dari berbagai unsur m..."

Bkd Bojonegoro, karyawan/karyawati Badan Kepegawaian Daerah mengikuti deklarasi Bela Negara di Stadioan Letjen H Soedirman Bojonegoro, Selasa (17/05/2016). Tidak kurang dari 15 ribu Wong Jonegoro dari berbagai unsur mendeklarasikan Tekad Bela Negara dengan Karya dan Revolusi Mental demi tumpah darah dan kejayaan Indonesia. Dalam deklarasi itu, Wong Jonegoro bertekad untuk mewujudkan dan melanjutkan 7 hal yang menjadi capaian yakni ; bidang Kedaulatan Pangan, Kedaulatan Energi, Ramah HAM, Revolusi mental, Ketahanan Bencana, wujudkan sustainable development goals (SDGs), dan open government patnership (OGP).

Terhadap 7 (tujuh) hal tersebut, Wong Jonegoro mengikrarkan tekad :

  1. Ikrar Wujudkan Kedaulatan Pangan : “ Terus Berproduksi “   “ Setuju Matoh “
  2. Ikrar Wujudkan Kedaulatan Energi : “ Energi Untuk Bangsa “  “ Setuju Matoh “
  3. Ikrar Wujudkan Ramah HAM : “ Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI Hidup Kami “       “ Setuju Matoh “
  4. Ikrar Wujudkan Revolusi Mental : “ Kejujuran Nomor Satu "   “ Setuju Matoh “
  5. Ikrar Wujudkan Ketahanan Bencana :  “Bojonegoro Tangguh, Indonesia Tangguh“   “ Setuju Matoh “
  6. Ikrar Wujudkan SDGs : “ Membangun Berkelanjutan"   “ Setuju Matoh “
  7. Ikrar Wujudkan Open Government Patnership (OGP) : “ Dialog Publik Jalan Terus "   “ Setuju Matoh “

Selanjutnya pada kesempatan tersebut Bapak Bupati Bojonegoro Drs. Suyoto, MSi. menyerahkan ikrar dan tekad bela negara kepada Bapak Presiden RI, melalui Bapak Wakil Presiden RI, Bapak HM. Jusuf Kalla.

Apel bela negara dihadiri oleh Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, Menhan Ryamizard Ryacudu, Panglima TIN Jenderal Gatot Nurmantiyo, serta Gubernur Jawa Timur Soekarwo.

Dalam sambutannya Wakil Presiden menyampaikan “kami menghargai atas beberapa capaian program pembangunan di Bojonegoro ini. Seperti inilah salah satu cara untuk mengimplementasikan bela negara”. Wapres juga menghargai aksi bela negara yang dilakukan masyarakat Bojonegoro yang telah berikrar menyamakan tekad bela negara dengan berkarya dan revolusi mental. “ ikrar itu lebih tinggi dari pada janji. Untuk itu saya sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan masyarakat Bojonegoro,” tandasnya. Bahkan semangat bela negara masih kata Wapres, dapat dilihat dari antusias masyarakat yang mengikuti apel akbar ini. Mereka rela berpanas-panasan di tribun samping stadion. “ Hal ini sebagai wujud dari semangat jiwa muda yang membara untuk mewujudkan perubahan yang lebih baik,” tegas Wapres.

Sementara itu apel bela negara ini merupakan kali pertama dilakukan di Kabupaten Bojonegoro dan telah diusulkan Gubernur Jawa Timur Soekarwo untuk dijadikan pilot project bela negara di Jawa Timur dan bahkan Indonesia. Admin